Analisis Penerapan Restorative Justice Dalam Perspektif Viktimologi
Keywords
Restorative Justice Viktimologi Korban Pemulihan ViktimisasiAbstract
Penerapan restorative justice dalam sistem peradilan pidana merupakan bentuk pembaruan hukum yang menekankan pemulihan korban, pertanggungjawaban pelaku, dan pemulihan hubungan sosial. Penelitian ini bertujuan menganalisis penerapan restorative justice dalam perspektif viktimologi serta mengidentifikasi hambatan dalam pemenuhan dan perlindungan hak korban. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan, konseptual, dan teoritis melalui kajian terhadap peraturan perundang-undangan dan literatur hukum yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa restorative justice memiliki relevansi kuat dengan viktimologi karena memberikan ruang bagi korban untuk berpartisipasi dalam penyelesaian perkara dan memperoleh pemulihan melalui restitusi, kompensasi, rehabilitasi, serta perlindungan dari viktimisasi lanjutan. Namun, penerapannya masih menghadapi berbagai hambatan, antara lain ketidakharmonisan regulasi, perbedaan praktik antar-aparat penegak hukum, ketimpangan relasi antara korban dan pelaku, serta kecenderungan menjadikan perdamaian sebagai indikator utama keberhasilan penyelesaian perkara. Oleh karena itu, penerapan restorative justice perlu diarahkan pada pemulihan korban secara substantif dengan memperkuat partisipasi dan perlindungan korban, memastikan proses bebas dari tekanan, serta memperkuat perspektif viktimologi dalam sistem peradilan pidana.
Downloads
References
Arief, B. N. (2001). Masalah penegakan hukum dan kebijakan penanggulangan kejahatan. PT Citra Aditya Bakti.
Arief, B. N. (2019). Pembaharuan hukum pidana dalam perspektif kajian perbandingan. PT Citra Aditya Bakti.
Arief, H., & Ambarsari, N. (2018). Penerapan prinsip restorative justice dalam sistem peradilan pidana di Indonesia. Al-Adl: Jurnal Hukum, 10(2), 173–190. https://doi.org/10.31602/al-adl.v10i2.1362
Ariyanti, V. (2019). Kebijakan penegakan hukum dalam sistem peradilan pidana Indonesia. Jurnal Yuridis, 6(2), 33–54. https://doi.org/10.35586/jyur.v6i2.789
Atmasasmita, R. (2010). Sistem peradilan pidana kontemporer. Kencana.
Braithwaite, J. (1989). Crime, shame and reintegration. Cambridge University Press.
Busroh, A. D. (2019). Ilmu negara (Cet. ke-15). Bumi Aksara.
Centre for Justice and Reconciliation. (2008). Restorative justice briefing paper. Prison Fellowship International.
Daly, K. (2002). Restorative justice: The real story. Punishment & Society, 4(1), 55–79. https://doi.org/10.1177/14624740222228464
Flora, H. S. (2018). Keadilan restoratif sebagai alternatif dalam penyelesaian tindak pidana dan pengaruhnya dalam sistem peradilan pidana di Indonesia. University of Bengkulu Law Journal, 3(2), 142–158. https://doi.org/10.33369/ubelaj.3.2.142-158
Gosita, A. (2004). Masalah korban kejahatan: Kumpulan karangan (Ed. ke-3). Bhuana Ilmu Populer.
Hiariej, E. O. S., Manthovani, R., Akbar, M. F., & Rachman, T. (2026). Anotasi KUHAP: Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2025 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana. Rajawali Pers.
Latimer, J., Dowden, C., & Muise, D. (2005). The effectiveness of restorative justice practices: A meta-analysis. The Prison Journal, 85(2), 127–144. https://doi.org/10.1177/0032885505276969
Manan, B. (2008). Restorative justice: Suatu perkenalan. Dalam Refleksi dinamika hukum: Rangkaian pemikiran dalam dekade terakhir. Perum Percetakan Negara Republik Indonesia.
Marshall, T. F. (1999). Restorative justice: An overview. Home Office Research Development and Statistics Directorate.
Maulana, I., & Agusta, M. (2021). Konsep dan implementasi restorative justice di Indonesia. DATIN Law Journal, 2(2), 46–70. https://doi.org/10.36355/dlj.v2i2.734
Mendelsohn, B. (1956). A new branch of bio-psycho-social science: Victimology. Revue Internationale de Criminologie et de Police Technique, 10(2), 95–109.
Mulyadi, L. (2015). Keadilan restoratif dalam hukum pidana Indonesia: Teori, praktik, dan perkembangannya. PT Alumni.
Nasihuddin, A. A., dkk. (2024). Teori hukum Pancasila. CV Elvaretta Buana.
Nisa, C. U., & Jaya, N. S. P. (2020). Penerapan bentuk mediasi penal dengan pendekatan keadilan restoratif dalam sistem peradilan pidana anak. Jurnal Komunikasi Hukum, 6(1), 253–265. https://doi.org/10.23887/jkh.v6i1.23492
Peraturan Kejaksaan Republik Indonesia Nomor 15 Tahun 2020 tentang Penghentian Penuntutan Berdasarkan Keadilan Restoratif. (2020).
Peraturan Kepolisian Negara Republik Indonesia Nomor 8 Tahun 2021 tentang Penanganan Tindak Pidana Berdasarkan Keadilan Restoratif. (2021).
Peraturan Mahkamah Agung Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2024 tentang Pedoman Mengadili Perkara Pidana Berdasarkan Keadilan Restoratif. (2024).
Peraturan Mahkamah Agung Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2012 tentang Penyesuaian Batasan Tindak Pidana Ringan dan Jumlah Denda dalam KUHP. (2012).
Primasari, L. (2012). Keadilan restoratif dan pemenuhan hak asasi bagi anak yang berhadapan dengan hukum. Universitas Sebelas Maret.
Purwoleksono, D. E. (2014). Hukum pidana. Airlangga University Press.
Sahetapy, J. E. (1987). Viktimologi: Sebuah bunga rampai. Pustaka Sinar Harapan.
Sahputra, M. (2022). Restorative justice sebagai wujud hukum progresif dalam peraturan perundang-undangan di Indonesia. Jurnal Transformasi Administrasi, 12(1), 87–96. https://doi.org/10.56196/jta.v12i01.205
Satria, H. (2018). Restorative justice: Paradigma baru peradilan pidana. Jurnal Media Hukum, 25(1), 111–123. https://doi.org/10.18196/jmh.2018.0107.111-123
Setyowati, D. (2020). Memahami konsep restorative justice sebagai upaya sistem peradilan pidana menggapai keadilan. Pandecta Research Law Journal, 15(1), 121–141. https://doi.org/10.15294/pandecta.v15i1.24689
Sherman, L. W., Strang, H., Angel, C., Woods, D., Barnes, G. C., Bennett, S., & Inkpen, N. (2005). Effects of face-to-face restorative justice on victims of crime in four randomized, controlled trials. Journal of Experimental Criminology, 1, 367–395. https://doi.org/10.1007/s11292-005-8126-y
Strang, H., Sherman, L. W., Angel, C., Woods, D., Bennett, S., Newbury-Birch, D., & Inkpen, N. (2006). Victim evaluations of face-to-face restorative justice conferences: A quasi-experimental analysis. Journal of Social Issues, 62(2), 281–306. https://doi.org/10.1111/j.1540-4560.2006.00451.x
Sunarso, S. (2012). Viktimologi dalam sistem peradilan pidana. Sinar Grafika.
Taqiuddin, H. U., & Risdiana. (2022). Penerapan keadilan restoratif (restorative justice) dalam praktik ketatanegaraan. Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan, 6(1), 3596–3610. https://doi.org/10.58258/jisip.v6i1.2972
Umbreit, M. S., Coates, R. B., & Vos, B. (2004). Victim-offender mediation: Three decades of practice and research. Conflict Resolution Quarterly, 22(1–2), 279–303. https://doi.org/10.1002/crq.102
Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana. (2023).
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak. (2012).
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 13 Tahun 2006 tentang Perlindungan Saksi dan Korban. (2006).
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2025 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana. (2025).
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 31 Tahun 2014 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2006 tentang Perlindungan Saksi dan Korban. (2014).
United Nations General Assembly. (1985). Declaration of basic principles of justice for victims of crime and abuse of power (General Assembly Resolution 40/34).
Waluyo, B. (2011). Viktimologi: Perlindungan korban dan saksi. Sinar Grafika.
Widiartana, G. (2014). Viktimologi: Perspektif korban dalam penanggulangan kejahatan. Cahaya Atma Pustaka.
Wulandari, C. (2020). Dinamika restorative justice dalam sistem peradilan pidana di Indonesia. Jurnal Jurisprudence, 10(2), 233–249. https://doi.org/10.23917/jurisprudence.v10i2.12233
Yulia, R. (2010). Viktimologi: Perlindungan hukum terhadap korban kejahatan. Graha Ilmu.
Yulia, R. (2012). Penerapan keadilan restoratif dalam putusan hakim: Upaya penyelesaian konflik melalui sistem peradilan pidana. Jurnal Yudisial, 5(2), 224–234.
Zehr, H. (1990). Changing lenses: A new focus for crime and justice. Herald Press.
Zehr, H. (2002). The little book of restorative justice. Good Books.
Zulfa, E. A. (2009). Keadilan restoratif. Badan Penerbit Fakultas Hukum Universitas Indonesia.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Elfritz Paris , Muhammad Akbar Maulana, Ibnu Shina, Satyawan Noer Adhiputra (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.