Formulasi Pupuk Kandang Sapi dan Guano Pada Media Pembibitan Kelapa Sawit (Elaeis Guineensis Jacq.) di Main-Nursery
DOI:
https://doi.org/10.31933/zw8xtn36Keywords:
Guano, Pupuk Kandang Sapi, Pembibitan, Kelapa SawitAbstract
Penelitian dalam bentuk percobaan dengan judul formulasi pupuk kandang sapi dan guano pada media pembibitan kelapa sawit (Elaeis guineensis Jacq) di main nursery telah dilaksanakan di lahan percobaan Fakultas Pertanian Universitas Ekasakti Padang. Pelaksanaan dari bulan Februari 2022 sampai Mei 2022. Tujuan penelitian untuk mendapatkan Formulasi Pupuk Kandang Sapi dan Guano yang terbaik pada Media Pembibitan Kelapa Sawit (Elaeis guineensis Jacq.) di main-nursery. Percobaan menggunakan Rancangan Acak Kelompok dengan 5 perlakuan 5 kelompok. Masing-masing satuan percobaan terdiri dari 3 bibit, semua bibit diamati. Formulasi sebagai berikut A = (4,8 kg pupuk kandang sapi + 100g guano)/polibag; B= (4,2 kg pupuk kandang sapi + 200 g guano)/polybag; C = (3,6 kg pupuk kandang sapi + 300 g guano)/polibag; D = (3,0 kg pupuk kandang sapi+400 g guano)/polibag dan E = (2,4 kg pupuk kandang sapi + 500 g guano)/polibag. Data hasil pengamatan dianalisis secara statistik dengan uji F dan pengujian lanjutan dengan Duncan’s New Multiple Range Test (DNMRT) pada taraf 5%. Hasil percobaan memperlihatkan pengaruh formulasi yang berbeda nyata terhadap variabel pengamatan yaitu: pertambahan tinggi bibit, pertambahan diameter bonggol, bobot segar bagian atas, bobot kering bagian atas, bobot segar bagian akar, bobot kering bagian akar, pertambahan jumlah daun. Formulasi 2,4 kg pupuk kandang sapi + 500 g guano (perlakuan E) merupakan kombinasi yang terbaik terhadap pertumbuhan bibit kelapa sawit (Elaeis guineensis Jacq.) di Main-Nursery. Disarankan untuk menggunakan formulasi 2,4 kg pupuk kandang sapi + 500 g guano untuk pembibitan kelapa sawit (Elaeis guineensis Jacq.) di Main-Nursery.
Downloads
References
Anggarani, D. S. 2018. Kandungan Unsur Hara Kotoran Sapi, Kambing, Domba, dan Ayam. BPP Kedungwaru Tulung agung Jawa Timur. Diakses 5 November 2021.
Anjarsari, I. R. D. 2007. Pengaruh Kombinasi Pupuk P dan Kompos Terhadap Pertumbuhan Tanaman Teh. Diakses pada tanggal Diakses 5 november 2021.
Ariyanti, M. Gita, N dan Cucu, S. 2017. Respon Pertumbuhan Bibit Kelapa Sawit (Elaeisguineensis Jacq) Terhadap Pemberian Pupuk Organik Asal Pelepah Kelapa Sawit dan Pupuk Majemuk NPK. Departemen Budidaya Tanaman Pangan, Fakultas Pertanian Universitas Padjadjaran. Sumedang.vol 28 (2) : 64 – 67.
Direktorat Jendral Perkebunan. 2020. Statistika Jendral Perkebunan Indonesia. Direktorat Jendral Perkebunan. Jakarta.
Djamaludin. 1983. Pengaruh Pemberian Pupuk Fosfat, Pupuk Kandang dan Kapur terhadap Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Jagung (Zea Mays L) di daerah transmigrasi Bone-Bone, Luwu. Tesis. Institut Pertanian Bogor. Bogor.
Lingga, P. dan Marsono, 2005. Petunjuk Penggunaan Pupuk. Penebar Swadaya.
Manuhuttu, A. P, H. Rehatta, dan J. J. G. Kailola. 2014. Pengarus Konsentrasi Pupuk Hayati Bioboost Terhadap Peningkatan Produksi Tanaman Selada (Lactuca sativa L). Jurnal Agrologi. 3 (1). Hal 8.
Maya Dewi N. N. A. 2007. Pengaruh Pupuk Kandang dan Jarak Tanam Terhadap Pertumbuhan Gulma dan Hasil Jagung Manis Jurusan Budidaya Pertanian. Fakultas Pertanian Unud, Denpasar. Jurnal Agritrop Vol 26 (4): 153-159.
Mukhtaruddin, Sufardi, dan Ashabul Anhar. 2015. “Penggunaan Guano dan Pupuk NPK Mutiara Untuk Memperbaiki Kualitas Media Subsoil dan Pertumbuhan Bibit Kelapa Sawit (Elaeis Guineensis Jacq.).” J. Floratek 10(2):19–33.
Nyakpa Y. M, A.A Lubis, M.A. Pulung A.G. Amrah, A. Munawar, Go Ban Hong dan N, Hakim. 2008. Kesuburan Tanah Unila, Lampung.
Okvianto. 2012. Pengukuran GPS Geodetik Metode Post Processing Kinematik Dalam Sensus Pohon Sawit Milik PT. Anugrah Energitama Bengalon Kutai Timur. Universitas Pendidikan Indonesia. Bandung.
Prawiranata, W. S dan Tjodronegoro, H. 1995. Dasar-Dasar Fisologi Tumbuhan II Fakultas Pertanian Institut Pertanian Bogor. Bogor.
Rasantika, M. S. 2009. Guano Kotoran Burung yang menyuburkan. Kompas Gramedia. 9 juli 2009. Jakarta.
Riyawati. 2012 Pengaruh residu pupuk kandang ayam dan sapi pada pertumbuhan sawi (Brassica juncea L.) di media gambut. Skripsi. Agroteknologi. Fakultas Pertanian dan Peternakan. UIN SUSKA Riau. Pekanbaru.
Rosmarkam, A, & Nasih Widia Yuwono 2002 Ilmu Kesuburan Tanah Yogyakarta: Penerbit Kanisius.
Sarawa., A. Nurmas., dan M. Dasril. AJ. 2012. Pertumbuhan dan produksi tanaman kedelai (Glycine max L.) yang diberi pupuk guano dan mulsa alang-alang. Jurnal Agroteknos2 (2): 97-105.
Wayah, E., Sudiarso., dan R. Soelistyono. 2014. Pengaruh Pemberian Air dan pupuk Kandang Sapi Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Jagung Manis (Zea mays Saccharata Sturt L.). Jurnal Produksi Tanaman, 2 (2): 94-102.
Winarso, S. 2011 Kesuburan Tanah Dasar Kesehatan dan Kualitas Tanah. Yogyakarta: Gava Media.
Zeiger, Eduardo. 2010. Plant Physiologis. Sunderland: Sinauer Associates, 1998. Malang.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Yonny Arita Taher, Yuhelda Widia Sari, Dewirman Prima Putra (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.










