Analisis Pendapatan Petani Jagung Hibrida (Zea Mays L.) (Studi Kasus Pada Kelompok Tani Tunas Muda Di Nagari Palangai Kaciak Kecamatan Ranah Pesisir Kabupaten Pesisir Selatan)

Authors

  • Debi Yulian Universitas Ekasakti Author
  • Mahmud Universitas Ekasakti Author
  • Esa Diya Wahyuni Universitas Ekasakti Author

DOI:

https://doi.org/10.31933/b093r188

Keywords:

Luas lahan, Pupuk, Tenaga kerja, Pestisida, Pendapatan

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik petani jagung dan menganalisis luas lahan, tenaga kerja, benih, pestisida dan biaya pupuk yang mempengaruhi pendapatan petani jagung pada kelompok tani tunas muda di Nagari Palangai Kaciak Kecamatan Ranah Pesisir Kabupaten Pesisir Selatan secara parsial dan parsial. serentak. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Oktober 2022 dengan jumlah populasi dalam penelitian ini sebanyak 31 orang petani dengan metode pengambilan sampel yaitu menggunakan metode sensus dengan jumlah sampel sebanyak 31 orang petani jagung kelompok tani tunas muda. Metode dasar penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kuantitatif dengan menggunakan analisis regresi linier berganda dengan menggunakan program SPSS versi 24. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa karakteristik petani jagung pada kelompok tani tunas muda adalah sebagai berikut: (1). Usia petani terbanyak adalah 46-56 tahun (41,93%). (2). Tingkat pendidikan tertinggi adalah SD sebanyak 10 orang (32,26%) (3). Terdapat 22 (70,97%) petani yang pengalaman kerja 10-15 tahun (4). Tanggungan keluarga petani paling banyak 1-3 orang sebanyak 24 orang (77,42%). Faktor yang secara parsial mempengaruhi pendapatan petani adalah luas lahan, tenaga kerja dan pupuk. Sedangkan secara simultan yaitu luas lahan, tenaga kerja, benih, pestisida dan pupuk terhadap pendapatan petani jagung pada kelompok tani tunas muda di Nagari Palangai Kaciak Kecamatan Ranah Pesisir Kabupaten Pesisir Selatan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Badan Pusat Statistik Provinsi Sumatera Dalam angka. 2022. BPS Provinsi. Sumatera Barat.

Caragih. 2013, Karakteristik dan Kebutuhan Pendidikan Anak Usia Sekolah Dasar. PT. Remaja Rosda Karya. Bandung.

Debertin, D. 1986. Agricultural Production Economics. Macmillan Publishing Company. New York.

Jayasman. 2013. Pengaruh Instrisik Reward dan Pendidikan Terhadap Motivasi Kerja Karyawan pada Badan Kekaryawanan Daerah (BKD) Kota Pariaman. e-Jurnal Apresiasi Ekonomi, Volume 1. Nomor 2. Mei 2013 : 96-102. Pariaman.

Jhingan, M.L. 2003. Ekonomi Pembangunan danPerencanaan. Raja Grafindo, Padang.

Maruapey, Ajang dan Faesal. 2010. Pengaruh Pemberian Pupuk KCl Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Jagung Pulut (Zea mays Caratina). Unamin Sorong. Jurnal Ilmiah agribisnis dan Perikanan (agrikan UMMU-Ternate) Volume 5 Edisi 2. Universitas Sorong. Papua Barat.

Nazir. 2010. Analisis Determinan Pendapatan Pedagang Kaki Lima di Kabupaten Aceh Utara. (Tesis tidak diterbitkan). Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi Volume 24 No. 2 USU, Sumatera Utara. Medan.

Prisma. Jakarta.

Rusono, N., Sunari, A., Candradijaya, A., Martino, I., dan Tejaningsih. 2013. Analisis Nilai Tukar Petani (NTP) Sebagai Bahan Penyusunan RPJMN Tahun 2015-2019. Direktorat Pangan dan Pertanian, Badan Perencanaan Pembangunan Nasional. Jakarta.

Sapoetra, H. 1973. Biaya Dan Pendapatan Di Dalam Usaha Tani. Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian. Fakultas Pertanian Universitas Gajah Mada Yogyakarta.

Simanjuntak, P. J. 2003, Produktivitas Kerja Pengertian dan Ruang Lingkupnya.

Singgih. 2002. Riset Pemasaran : Konsep dan Aplikasinya dengan SPSS. PT Elex Media Computindo Kelompok Gramedia. Jakarta.

Soeharjo dan Patong. 1991. Ilmu Usahatani. Departemen Ilmu-Ilmu Sosial Ekonomi Institut Pertanian Bogor. Bogor.

Soekartawi. 2006. Analisis Usahatani. Universitas Indonesia. Press. Jakarta.

Downloads

Published

2026-08-24

How to Cite

Yulian, D., Mahmud, & Wahyuni, E. D. (2026). Analisis Pendapatan Petani Jagung Hibrida (Zea Mays L.) (Studi Kasus Pada Kelompok Tani Tunas Muda Di Nagari Palangai Kaciak Kecamatan Ranah Pesisir Kabupaten Pesisir Selatan). Jurnal Research Ilmu Pertanian, 6(2), 438-445. https://doi.org/10.31933/b093r188