Kontribusi Pendapatanpetani Pengolah Gula Merah Tebu (Saccaharum officinarum L.) Terhadap Pendapatan Rumah Tangga di Desa Sungai Asam Kecamatan Kayu Aro Barat Kabupaten Kerinci

Authors

  • Rangga Putra Universitas Ekasakti Author
  • Esa Diya Wahyuni Universitas Ekasakti Author
  • Herda Gusvita Universitas Ekasakti Author
  • Wawan Sumarno Universitas Ekasakti Author
  • Alin Deri Utama Universitas Ekasakti Author

DOI:

https://doi.org/10.31933/nzg24t35

Keywords:

Biaya Total, Harga, Produksi, Pendapatan, Rumah Tangga

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1). Pendapatan petani pengolah gula merah tebu di Desa Sungai Asam Kecamatan Kayu Aro Barat Kabupaten Kerinci. 2). Kontribusi pendapatan gula merah tebu terhadap pendapatan rumah tangga di Desa Sungai Asam Kecamatan Kayu Aro Barat Kabupaten Kerinci. Penelitian ini dilaksanakan Bulan Juli sampai Agustus tahun 2022 di Desa Sungai Asam Kecamatan Kayu Aro Barat Kabupaten Kerinci. Metode dasar yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survey, dengan metode pengumpulan data observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik pengambilan sampel adalah Simple Random Sampling dengan total sampel 58 responden. Data dianalisis dengan menggunakan analisis pendapatan. Hasil penelitian menunjukan bahwa : 1). Pendapatan petani pengolah gula merah tebu di Desa Sungai Asam Kecamatan Kayu Aro Barat Kabupaten Kerinci adalah sebesar Rp. 421.488 per produksi atau Rp. 1.482.578 per bulan. 2). Kontribusi pendapatan gula merah tebu terhadap pendapatan rumah tangga di Desa Sungai Asam Kecamatan Kayu Aro Barat Kabupaten Kerinci sebesar 46,77% (Kategori Rendah).

Downloads

Download data is not yet available.

References

Badan Pusat Statistik Provinsi Jambi. 2022. Luas Lahan dan Produksi Tebu 2017- 2021. Jambi.

Dinas Perkebunan Kabupaten Kerinci. 2022. Luas Lahan Perkebunan Tebu Rakyat Kabupaten Kerinci. Sungai Penuh.

Direktorat Jendral Perkebunan. 2022. Statistik Perkebunan Indonesia 2017-2021.MSekretariat Direktorat Jendral Perkebunan. Jakarta.

Fauzi, N. 1999. Sejarah perkebunan tebu di Indonesia. Penebar Swadaya. Jakarta. Mannan, S. dan Shahrina, N. 2014. The Influence Of Innovarion Attibutes On

New Technologies Adoption By Paddy Farmers. International Review Of Management And Business Research. 3(3). Pp 1379-1384.

Permatasari, D. 2014. Analisis Pendapatan Usahatani Gula Tumbu (Kasus Kecamatan Dawe Kabupaten Kudus). (Skripsi) Fakultas Ekonomi Dan Bisnis. Universitas Diponegoro. Semarang.

Reksowardoyo. 1983. Hubungan Berbagai Karakteristik Warga Masyarakat Desa Sarampad Kabupaten Cianjur Dan Persepsi Mereka Tentang Ternak Kelinci. Karya Ilmiah. Fakultas Peternakan. Institut Pertanian Bogor. Bogor.

Soekartawi. 2002. Analisis Usaha Tani. UI –Press. Jakarta.

Soentoro, Indiarto, N dan Ali, A.N.S 1999. Usahatani dan tebu Rakyat Intensifikasi di Jawa Dalam Ekonomi Gula di Indonesia. Penerbit Institut Pertanian Bogor. Bogor.

Subejo. 2012. Pembangunan Pertanian Dan Pedesaan. Penerbit Universitas Indonesia (UI-Press). Jakarta.

Sugiyono. 2014. Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Penyunting CV: Alfabeta. Bandung.

Tohir, A. K. 1991. Usahatani Pengetahuan Indonesia. Rineka Cipta. Jakarta. Widodo, S.T. 2001. Indikator Ekonomi. Kanisius. Jakarta.

Downloads

Published

2026-02-09

How to Cite

Putra, R., Wahyuni, E. D., Gusvita, H., Sumarno, W., & Utama, A. D. (2026). Kontribusi Pendapatanpetani Pengolah Gula Merah Tebu (Saccaharum officinarum L.) Terhadap Pendapatan Rumah Tangga di Desa Sungai Asam Kecamatan Kayu Aro Barat Kabupaten Kerinci. Jurnal Research Ilmu Pertanian, 6(1), 111-118. https://doi.org/10.31933/nzg24t35

Most read articles by the same author(s)

1 2 > >>