Peran Sekolah Lapang Dalam Mendukung Pelaksanaan Standar Kelapa Sawit Berkelanjutan Pada Petani Swadaya Perkumpulan Karya Serumpun
DOI:
https://doi.org/10.31933/z6zpbr68Keywords:
ISPO, Media Pembelajaran, Mixed Method, RSPOAbstract
Kelapa sawit merupakan komoditas perkebunan strategis yang memberikan kontribusi besar terhadap perekonomian Indonesia. Seiring dengan meningkatnya tuntutan global terhadap praktik perkebunan berkelanjutan, petani kelapa sawit swadaya dihadapkan pada berbagai tantangan dalam memenuhi standar keberlanjutan. Salah satu pendekatan yang dikembangkan untuk memperkuat kapasitas petani adalah melalui penyelenggaraan sekolah lapang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran sekolah lapang dalam mendukung penerapan standar kelapa sawit berkelanjutan pada perkumpulan petani Karya Serumpun. Penelitian menggunakan pendekatan campuran kuantitatif dan kualitatif (mixed method), dilakukan terhadap perkumpulan petani Karya Serumpun. Jumlah sampel penelitian terdiri atas 30 orang responden. Data diperoleh melalui wawancara terstruktur, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sekolah lapang memiliki peran penting dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani mengenai praktik budidaya kelapa sawit yang baik, pengelolaan lingkungan, penggunaan sarana produksi secara tepat, serta pemahaman terhadap prinsip-prinsip keberlanjutan. Program ini juga meningkatkan kesadaran petani tentang pentingnya penerapan standar kelapa sawit berkelanjutan dalam pengelolaan usaha tani mereka. Meskipun masih terdapat beberapa kendala dalam pelaksanaannya, seperti perbedaan tingkat pemahaman peserta dan keterbatasan waktu kegiatan, sekolah lapang dinilai efektif sebagai media pembelajaran bagi petani.
Downloads
References
Anggraini, E. N. L. … Riadi, R. (2022). Analisis dan Potensi Komoditi Unggulan Perkebunan Provinsi Riau. Jurnal Pendidikan Tambusai, 6(2), 11067–11066.
Ansell, C., & Gash, A. (2007). Collaborative Governance in Theory and Practice. Journal of Public Administration Research and Theory, 18(4), 543–571. https://doi.org/10.1093/jopart/mum032
Asosiasi Karya Serumpun. (2024). Buku Laporan Tahunan Karya Serumpun.
Atem, A. (2017). Fenomena Pekerja Anak Pada Perkebunan Kelapa Sawit di Wilayah Perbatasan Kabupaten Sambas Kalimantan Barat. Raheema, 4, 137–147. https://doi.org/10.24260/raheema.v4i2.842
Bakker, T. … Poisot, A.-S. (2022). How can the farmer field school approach be used to support agroecological transitions in family farming in the Global South? Recommendations for farmer field school facilitators, agricultural development project designers and managers. https://doi.org/10.4060/cb9920en
Creswell, J. W., & Clark, V. L. P. (2011). Designing and Conducting Mixed Methods Research. Sage Publication.
Ja’afar, J., Suandi, S., & Rosyani, R. (2024). Persepsi Petani Terhadap Faktor Internal dan Eksternal Petani Di Dalam Sistem Peremajaan Tanaman Kelapa Sawit Menggunakan Model Tumbang Serempak Berkelanjutan Di Kecamatan Muara Papalik Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Jurnal Pembangunan Berkelanjutan, 7(1), 10–23. https://doi.org/10.22437/jpb.v7i1.34571
Kospa, H. S. D. (2016). Konsep Perkebunan Kelapa Sawit Berkelanjutan. Jurnal Tekno Global, 5(1). https://doi.org/10.36982/jtg.v5i1.223
Kementerian Kehutanan. (2012). Sekolah Lapang. Kementerian Kehutanan.
Kospa, H. S. D. (2016). Konsep perkebunan kelapa sawit berkelanjutan. Jurnal Tekno Global, 5(1). https://doi.org/10.36982/jtg.v5i1.223Leonanda, B. D. (2019). Masalah Lingkungan, Pemanasan Global, dan Masa Depan Industri Kelapa Sawit Indonesia. Buletin Profesi Insinyur, 2(3), 102–107. https://doi.org/https://doi.org/10.20527/bpi.v2i3.50
Lucia, St. (2006). Farmer Field School (FFS) Manual Special Framework of Assistance (SFA). Food and Agriculture Organization of the United Nations.
Miles, M. … Huberman. (2014). Qualitative data analysis: a methods sourcebook (Third edit). Sage Publications.
Napitupulu, R. (2022). Analisa Peningkatan Pengetahuan Kelompok Wanita Tani Melalui Sekolah Lapang Good Agriculture Practices (Sl Gap) Tanaman Sayuran dalam Polybag, Kelurahan Manggar Baru, Kota Balikpapan. Prosiding Seminar Nasional.
Nurjanah, D. … Anwar, M. F. (2022). Kinerja Petani Swadaya Kelapa Sawit Di Kecamatan Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan, Riau. AGRITECH, 24(2). https://doi.org/https://doi.org/10.30595/agritech.v24i2.14117
Pemerintah Republik Indonesia. (2014). Undang-undang (UU) Nomor 39 Tahun 2014 tentang Perkebunan. Pemerintah Republik Indonesia.
RSPO. (2019a). Principles and Criteria for the Production of Sustainable Palm Oil. Roundtable on Sustainable Palm Oil.
RSPO. (2019b). RSPO Independent Smallholder Standard. RSPO.
Sofia, S., Suryaningrum, F. L., & Subekti, S. (2022). Peran Penyuluh pada Proses Adopsi Inovasi Petani dalam Menunjang Pembangunan Pertanian. Agribios, 20(1), 151–160. https://doi.org/10.36841/agribios.v20i1.1865.
Sugiyono. (2017). Metode Penelitian Kombinasi (mixed methods). Alfabeta.
Taqiuddin, M., Yanuartati, B. Y. E., & Nursalim, I. (2025). Pendampingan Aksi Adaptasi Perubahan Iklim melalui Sekolah Lapang bagi Petani Lahan Kering di Desa Segala Anyar, Pujut, Lombok Tengah. Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA, 8(2), 625–631. https://doi.org/10.29303/jpmpi.v8i2.12010
Theresia, M. (2024). Pengaruh Faktor Sosial dan Ekonomi Terhadap Produktivitas Kelapa Sawit Pola Swadaya di Kecamatan Mersam Kabupaten Batanghari. Pengaruh Faktor Sosial Dan Ekonomi Terhadap Produktivitas Kelapa Sawit Pola Swadaya Di Kecamatan Mersam Kabupaten Batanghari.
Wahana Lingkungan Hidup Indonesia. (2016). Kelola Rakyat atas Ekosistem Rawa Gambut: Pelajaran Ragam Potret dan Argumen Tanding.
Wibawa, W. (2013). Development of method for residue analysis of three herbicides in the soil by high performance liquid chromatography (HPLC). Academic Journals, 5(8). https://doi.org/https://doi.org/10.5897/JECE2013.0285
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Juliono, Partini, Marlina (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.










