Pengaruh Konsentrasi Ekstrak Bawang Merah Dan Lama Perendaman Terhadap Pertumbuhan Microgreens Jagung Hibrida (Zea mays L.)

Authors

  • Eka Fitrianti Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur Author
  • Hellina Rahmisari Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur Author
  • Primadiyanti Arsela Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur Author

DOI:

https://doi.org/10.31933/b6bjhy86

Keywords:

Ekstrak, Bawang Merah, Jagung Hibrida, Lama Perendaman, Microgreens

Abstract

Penelitian ini mengkaji potensi ekstrak bawang merah sebagai zat pengatur tumbuh (ZPT) alami bagi fase awal pertumbuhan microgreens jagung hibrida (Zea mays L.). Melalui pendekatan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial tiga ulangan, studi ini menguji interaksi antara tingkat konsentrasi ekstrak (20%, 40%, 60%) dan durasi perendaman benih (3, 6, 9 jam). Uji ANOVA menunjukkan bahwa konsentrasi ekstrak berpengaruh signifikan terhadap persentase perkecambahan dan bobot segar, dengan efektivitas tertinggi ditemukan pada dosis 60%. Sebaliknya, variabel waktu perendaman maupun interaksi kedua faktor tidak memberikan dampak nyata. Oleh sebab itu, aplikasi ekstrak bawang merah dengan konsentrasi 60% direkomendasikan untuk memacu pertumbuhan awal tanaman ini.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Aji, A. B., & Fatimah, T. (2026). Pengaruh Konsentrasi dan Lama Perendaman Ekstrak Bawang Merah Sebagai ZPT Alami Terhadap Pertumbuhan Stek Lada. Jagad Tani: Jurnal Ilmu Pertanian, 3(1), 25-44.

Amane, G. S., & Kaimuddin, S. (2023). Pengaruh Konsentrasi Ekstrak Bawang Merah Sebagai Zat Pengatur Tumbuh Alami Terhadap Pertumbuhan Bibit Ketumbar (Coriandrum sativum). Jurnal Agriyan: Jurnal Agroteknologi Unidayan, 9(2), 19-24.

Chrisnawati, L., Mumtazah, D. F., Sari, D. M., (2022). Pelatihan Budidaya Microgreens Sebagai Alternatif Urban Farming. Communnity Development Journal, 3(2).

Gunjal, M., Singh, J., Kaur, J., Kaur, S., Nanda, V., Sharma, A., & Rasane, P. (2024). Microgreens: Cultivation practices, bioactive potential, health benefits, and opportunities for its utilization as value-added food. Food Bioscience, 62, 105133.

Handayani Arifin, T., Das 2 S., Shubzan, D., Mahmud, A., Program, ), (2025). Uji Invigorasi Ekstrak Bawang Merah Terhadap Viabilitas Benih Kedelai (Glycine max L.)

Hidayat, A., (2022). Pengaruh lama perendaman terhadap viabilitas dan vigor benih. Jurnal Agronomi Indonesia.

Imanulah, D., Pertanian, F., & Kunci, K. (2022). Respon Pertumbuhan Bibit Tanaman Kakao (Theobroma cacao L.) Terhadap Pemberian Ekstrak Bawang Merah dan Pupuk NPK. JIMTANI, 2, 1–14.

Jayadi, W., Septika Utami, R., & Fransisko, E. (2023a). Concentration And Soaking Time Of Shallot Extract (Garlic onion L.) Against Corn Seed Invigoration ( Zea mays L.). PUCUK : Jurnal Ilmu Tanaman, 3(1), 17. https://doi.org/https://doi.org/10.58222/pucuk.v3i1.176

Jayadi, W., Septika Utami, R., & Fransisko, E. (2023b). Concentration And Soaking Time Of Shallot Extract (Garlic onion L.) Against Corn Seed Invigoration ( Zea mays L.). PUCUK : Jurnal Ilmu Tanaman, 3(1), 17.

Liana, R., dkk. (2022). Pengaruh Lama Perendaman Benih terhadap Pertumbuhan Awal Tanaman Cabai. Jurnal Ilmu Pertanian.

Pusdatin Kementan. (2025). Analisis Kinerja Perdagangan Jagung Pusat Data dan Sistem Informasi Pertanian Sekretariat Jenderal Kementerian Pertanian.

Rahmawati, N., (2025). Kombinasi zat pengatur tumbuh alami dan lama perendaman terhadap viabilitas benih. Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia.

Ririn Dwi Putri, L Komang Damar Jaya, & Hery Haryanto. (2025). Pengaruh Perlakuan Khusus Biji dan Pemberian Ekstrak Bawang Merah terhadap Pertumbuhan Bibit Kakao. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agrokomplek, 4(2), 535–546. https://doi.org/10.29303/jima.v4i2.7670

Sativa, N., Gustini, S., Adi Pratama, R., Hidayati Nafi, H., Nurdiana, D., & Amilia Pratiwi, R. (2021). Pengaruh Ekstrak Bawang Merah dan Air Kelapa terhadap Pematahan Dormansi Biji dan Pertumbuhan Kecambah Bidara Ziziphus nummularia

Septa Harita, R., Sains, F., Kunci, K., Alami, Z., Merah, B., Buncis, B., & Tumbuh. (2025). Penarik: Potensi Zat Pengatur Tumbuh Alami Dari Bawang Merah (Allium Cepa L.) Terhadap Perkecambahan Benih Buncis (Phaseolus vulgaris). Jurnal Ilmu Pertanian dan Perikanan

Widiatmanta, J., & Wibowo, A. S. (2024). Efektivitas Ekstrak Bawang Merah (Allium ascolanicum L.)

Dengan Periode Perendaman Terhadap Invigorasi Benih Kedelai (Glycine max L.). VIABEL: Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Pertanian, 18(2), 106-114.

Widyana Rahmatika, Titik Irawati, Deva Putri Ayu C Retno D Andayani Nur Fitriyah, & Yushi Mardiana, P. S. U. (2025). 2.+Widyana+(99-107). Jurnal Inovasi Pertanian, 27.

Wiliem, S. De, & Zumani, D. (2025). Growth and Yield of Cowpea Microgreens (Vigna unguiculata L. Walp) under Different LED Light Intensities and Growing Media. Jurnal Biologi Tropis, 25(3), 2546–2557. https://doi.org/10.29303/jbt.v25i3.9062

Yora, M., Jayagma Ilham, D., Tania Putri, Z., Novi Suci Rahayu, S., (2024). Efektivitas Jenis Invigorasi Hydropriming dan Lama Periode Simpan terhadap Viabilitas dan Vigor Benih Kopi Lokal Solok Selatan.

Zega, K. (2025a). Pengaruh Pemberian Irisan Bawang Merah Terhadap Perkecambahan Dan Fase Awal Pertumbuhan Tanaman Jagung ( Zea mays). PENARIK: Jurnal Ilmu Pertanian dan Perikanan https://doi.org/https://doi.org/10.70134/penarik.v2i2.645

Zubaidah, S., Pandiangan, M., Oemar, O., Sinaga, S., & Panupesi, H. (2024). Pengaruh ZPT Alami dan Lama Perendaman terhadap Viabilitas dan Vigor Benih Bawang Merah (True Shallot Seed):. Daun: Jurnal Ilmiah Pertanian dan Kehutanan, 11(1), 30-40.

Downloads

Published

2026-08-18

How to Cite

Fitrianti, E., Rahmisari, H., & Arsela, P. (2026). Pengaruh Konsentrasi Ekstrak Bawang Merah Dan Lama Perendaman Terhadap Pertumbuhan Microgreens Jagung Hibrida (Zea mays L.). Jurnal Research Ilmu Pertanian, 6(2), 395-400. https://doi.org/10.31933/b6bjhy86