Tingkat Persepsi Petani Padi terhadap Skema Kemitraan (Contract Farming) dengan BUMD di Kabupaten Lampung Barat

Authors

  • Achmad Aidil Al Athif Program Studi Teknologi Produksi Tanaman Pangan, Politeknik Negeri Lampung, Indonesia Author
  • Subarjo Program Studi Teknologi Produksi Tanaman Pangan, Politeknik Negeri Lampung, Indonesia Author
  • Tri Pujiana Program Studi Teknologi Produksi Tanaman Pangan, Politeknik Negeri Lampung, Indonesia Author
  • Destieka Ahyuni Program Studi Teknologi Produksi Tanaman Pangan, Politeknik Negeri Lampung, Indonesia Author

DOI:

https://doi.org/10.31933/sr98vj46

Keywords:

Rice Farmer Perception, Contract Farming (Agricultural Partnership), Food BUMD, Agribusiness Partnership (KOA), West Lampung Regency

Abstract

Program kemitraan atau contract farming tanaman padi antara petani dengan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Pangan di Kabupaten Lampung Barat diselenggarakan sebagai upaya memperkuat ketahanan pangan daerah sekaligus mengatasi persoalan permodalan, akses teknologi, dan kepastian pasar yang selama ini dihadapi petani padi. Keberhasilan program kemitraan sangat ditentukan oleh persepsi petani terhadap skema yang dijalankan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pola contract farming tanaman padi antara petani dengan BUMD Kabupaten Lampung Barat, mengkaji tingkat persepsi petani padi terhadap skema kemitraan tersebut, dan menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi tingkat persepsi petani. Penelitian dilaksanakan dengan metode survei berpendekatan kuantitatif deskriptif, melibatkan seluruh populasi sebanyak 28 petani padi peserta kemitraan sebagai responden (sensus). Data dikumpulkan melalui wawancara terstruktur menggunakan kuesioner berskala Likert tiga tingkat, kemudian dikategorikan berdasarkan nilai median dan kuartil skor persepsi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola kemitraan mengarah pada bentuk Kerja Sama Operasional Agribisnis (KOA) yang melibatkan pemerintah daerah, BUMD Pangan, PT. Pesagi Mandiri, distributor sarana produksi, dan petani. Sebanyak 60,7% petani menyatakan persepsi positif terhadap pola kemitraan, sementara 39,3% menyatakan persepsi negatif, terutama terkait mekanisme penetapan harga. Adapun faktor-faktor pembentuk persepsi petani sebagian besar berada pada kategori sangat positif (64,3%), didukung oleh pemahaman terhadap konsep kemitraan, pengalaman bertani, jaminan pemasaran, dan kualitas pendampingan teknis dari BUMD. Penelitian ini merekomendasikan perlunya evaluasi mekanisme harga dan penguatan sosialisasi kepada petani mitra guna meningkatkan keberlanjutan program kemitraan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Andriani, F., Anantanyu, S., & Rusdiyana, E. (2025). Analisis Tingkat Kepuasan Petani Padi Sawah terhadap Kinerja Pelayanan Penyuluh Pertanian Lapang ( PPL ) di Kecamatan Purwantoro , Kabupaten Wonogiri. Jurnal Triton, 16(1), 27–36.

Azzakiry, M. M. K., Suadnya, I. W., & Miharja, D. L. (2020). Implementasi Pola Kemitraan PT. Bisi Internasional, Tbk dengan Petani Penangkar Benih Hortikultura di Kecamatan Pringgarata Kabupaten Lombok Tengah.

Bansilal Derle, V., & Tabrez Hasan, S. (2022). A Study of Farmer Perception Towards Farmer Producer Organization: A Systematic Review of Literature. Journal of Positive School Psychology, 2022(8), 10055–10059. http://journalppw.com

Barnawan, B., & Sari, Y. E. (2025). Analisis Pendapatan Dan Kelayakan Usahatani Padi Di Kecamatan Suoh Kabupaten Lampung Barat. JAS (Jurnal Agri Sains), 9(1), 94–101. https://doi.org/10.36355/jas.v9i1.1739

BPS. (2025a). Luas Panen, Produktivitas, dan Produksi Padi Menurut Kabupaten/Kota di Provinsi Lampung. https://lampung.bps.go.id/id/statistics-table/3/WmpaNk1YbGFjR0pOUjBKYWFIQlBSU3MwVHpOVWR6MDkjMyMxODAw/luas-panen-produktivitas-dan-produksi-padi-menurut-kabupaten-kota-di-provinsi-lampung.html?year=2025

BPS. (2025b). Produk domestik bruto atas dasar harga berlaku menurut lapangan usaha (miliar rupiah). https://www.bps.go.id/id/statistics-table/3/UzFSTVVXUlliME5XYzBZNUwwNVFRa3h6Y1d3M1p6MDkjMyMwMDAw/produk-domestik-bruto-atas-dasar-harga-berlaku-menurut-lapangan-usaha---miliar-rupiah-.html?year=2022

Brillian Pintakami, L., & Wahyu Budiman, E. (2021). Analisis Pendapatan Dan Persepsi Petani Terhadap Kemitraan Usaha Kampung Kucai Di Kabupaten Blitar. VIABEL: Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Pertanian, 15(2), 141–151. https://doi.org/10.35457/viabel.v15i2.1857

Dina, F. (2024). Kontribusi dan Elastisitas Subsektor dalam Sektor Pertanian di Indonesia. 2(3), 306–312.

Falah, H. H., Sudarko, S., & Subekti, S. (2018). Persepsi Petani Cabai Besar dan Pengelola Koperasi Terhadap Kemitraan Agribisnis. Agriekonomika, 7(1), 72. https://doi.org/10.21107/agriekonomika.v7i1.2157

Fawwaz, A. N., Sulandjari, K., & Wijaya, I. P. E. (2024). Analisis Kepuasan Petani Terhadap Program Makmur PT Pupuk Kujang Di Kecamatan Pedes Dan Kecamatan Tempuran Kabupaten Karawang. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 10(9), 69–81. https://doi.org/https://doi.org/10.5281/zenodo.11170438

Hariz Priatama, F., Safiera Wahono, S., & Andayani, A. (2023). Analisis Pendapatan Usaha Tani Jeruk Limau (Citrus Amblycarpa) Pola Kemitraan Dan Non Mitra Di Desa Gunungkuning Kecamatan Sindang Kabupaten Majalengka Analysis of Lime Farming Income (Citrus Amblycarpa) Partnership and Non-Partner Patterns in Gunungkuning Village, Sindang District, Majalengka Regency. Journal of Innovation and Research in Agriculture, 2(1), 1–9.

Marina, I., Dinar, D., & Izzah, L. H. (2022). Penguatan Lumbung Pangan Masyarakat Melalui Program Kemitraan. Journal of Sustainable Agribusiness, 1(2), 53–60. https://doi.org/10.31949/jsa.v1i2.3950

Mudatsir, R., Syarif, A., & Sumarni, B. (2022). Peran Kemitraan Petani dengan PT . Sang Hyang Seri Terhadap Peningkatan Pendapatan Petani di Kabupaten Sidrap. Jurnal Galung Tropika, 11(1), 69–77.

Nainggolan, S. A. K. R. I., Suprehatin, & Muflikh, Y. N. (2024). Pola dan Persepsi Petani Kopi Terhadap Kemitraan di Kabupaten Kediri. Jurnal Agribisnis Indonesia (Journal of Indonesian Agribusiness), 12. https://doi.org/https://doi.org/10.29244/jai.2024.12.2.398-412

Pasaribu, S. M. (2016). Program Kemitraan dalam Sistem Pertanian Terpadu. Analisis Kebijakan Pertanian, 13(1), 39. https://doi.org/10.21082/akp.v13n1.2015.39-54

Permatasari, A., & Rondhi, M. (2021). Faktor-faktor yang Memengaruhi Petani Padi dalam Mengikuti Kemitraan di Indonesia. https://doi.org/https://doi.org/10.29244/jai.2022.10.1.15-30

Suciati, D., & Harli, N. (2021). Analisis Tingkat Kepuasan Petani Tamanu Terhadap Pola Kemitraan dengan PT Sinergi Natural Nusantara di Kebumen. Jurnal Inovasi Penelitian, 1(0.1101/2021.02.25.432866), 1–15.

Sugiyono. (2016). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D.

Trieanto, Ismiasih, & Manumono. (2022). Tingkat Kepuasan dan Strategi Keberlanjutan Kemitraan Inti-Plasma Kelapa Sawit di Kalimantan Barat. 47–57.

Widi, R. H., Karyani, T., Hapsari, H., Trimo, L., & Hartoyo, T. (2020). Persepsi Petani Padi Sawah Terhadap Pola Kemitraan dengan Badan Usaha Milik Rakyat (BUMR) Pangan. Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis, 6(2), 575–587.

Downloads

Published

2026-08-04

How to Cite

Athif, A. A. A. . ., Subarjo, S., Pujiana, T., & Ahyuni, D. . . (2026). Tingkat Persepsi Petani Padi terhadap Skema Kemitraan (Contract Farming) dengan BUMD di Kabupaten Lampung Barat. Jurnal Research Ilmu Pertanian, 6(2), 254-262. https://doi.org/10.31933/sr98vj46