Penerapan Sarunisasi Sebagai Upaya Perlindungan Buah Pisang Kepok di Kabupaten Nias

Authors

  • Perti Citra Damarni Waruwu Universitas Nias Author
  • Silvia Siska Halawa Universitas Nias Author
  • Kasih Iman Gulo Universitas Nias Author
  • Newyear Krisman Jaya Harefa Universitas Nias Author
  • Teguh Wa'asaro Zebua Universitas Nias Author
  • Budieli Putra Zalukhu Universitas Nias Author
  • Areani Zebua Universitas Nias Author
  • Desepi Aferius Laoli Universitas Nias Author
  • Nince Anjeli Gulo Universitas Nias Author
  • Natalia Kristiani Lase Universitas Nias Author

DOI:

https://doi.org/10.31933/asq0ht16

Keywords:

Sarunisasi, Pisang Kepok, Pengemasan Tandan Buah, Hama Thrips, Kearifan Agronomis Lokal

Abstract

Pisang kepok merupakan komoditas hortikultura unggulan di Indonesia yang produksinya rentan terhadap serangan hama seperti thrips, ulat buah, dan lalat buah, serta risiko luka gesek yang mempercepat pembusukan. Artikel ini mengkaji praktik ‘sarunisasi’, yaitu pembungkusan tandan pisang kepok menggunakan plastik atau kertas yang dilakukan secara turun-temurun oleh petani di Kabupaten Nias, sebagaimana diamati melalui kegiatan magang mahasiswa di Dusun II, Desa Fadoro Lauru, Kecamatan Hiliduho. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi visual, kemudian dianalisis secara deskriptif-kualitatif dengan membandingkannya pada literatur ilmiah nasional dan internasional dalam lima tahun terakhir. Hasil kajian menunjukkan bahwa sarunisasi dilakukan sejak jantung pisang mulai mekar hingga sebelum sisir buah terbuka penuh, dengan tiga tujuan utama, yaitu melindungi buah dari hama, mencegah luka gesek yang menjadi jalan masuk patogen, dan menjaga kualitas fisik buah untuk mempertahankan nilai jualnya. Pada beberapa kasus, praktik ini dipadukan dengan penyemprotan insektisida secara terbatas. Temuan ini memperlihatkan bahwa sarunisasi merupakan bentuk kearifan agronomis lokal yang secara prinsip sejalan dengan kajian ilmiah mengenai pengemasan tandan pisang (fruit bagging) di berbagai negara penghasil pisang, sekaligus membuka peluang pengembangan lebih lanjut melalui uji coba bahan pembungkus alternatif dan edukasi penggunaan insektisida yang lebih aman.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Ali, M. M., Anwar, R., Yousef, A. F., Li, B., Luvisi, A., De Bellis, L., Aprile, A., & Chen, F. (2021). Influence of bagging on the development and quality of fruits. Plants, 10(2), 358. https://doi.org/10.3390/plants10020358

Badan Pusat Statistik. (2024). Produksi tanaman buah-buahan Indonesia. Jakarta: Badan Pusat Statistik.

Dahlan, S. A., Saman, W. R., Limonu, M., Panggi, H., & Amelia, D. C. (2024). Pengaruh penyimpanan pada suhu ruang dan suhu dingin terhadap karakter fisik pisang. Jurnal Teknologi Pertanian Gorontalo (JTPG), 9(1), 15–23.

Deepti, A., Kala, S., & Prakash, P. (2025). Non-woven bags: an eco-friendly bunch cover over plastic bags for high-quality banana production. New Zealand Journal of Crop and Horticultural Science, 53(3), 780–793. https://doi.org/10.1080/01140671.2025.2473709

Dwivany, F., Wikantika, K., Sutanto, A., Ghazali, F., Lim, C., & Kamalesha, G. (2021). Pisang Indonesia. Bandung: Institut Teknologi Bandung.

Gao, C., Zhang, Y., Li, H., Gao, Q., Cheng, Y., Ogunyemi, S. O., & Guan, J. (2022). Fruit bagging reduces the postharvest decay and alters the diversity of fruit surface fungal community in 'Yali' pear. BMC Microbiology, 22, 233. https://doi.org/10.1186/s12866-022-02653-4

Hariyanto, Kahar, Blandina, Riandini, Thatayaone, & Makaruku. (2025). Studi karakter morfologi dan fisiologi bibit pisang kepok tanjung daun sempit. Jurnal Triton, 16(1), 82–94.

Imran, M. A., Rahman, M. H., Islam, M. T., & Hossain, M. S. (2023). Effect of pre-harvest fruit bagging on biotic stresses and postharvest quality of banana. Journal of Applied Horticulture, 25(2), 194–198.

Intan, S. E. N., Paramastuti, R., Rachma, Y. A., & Dewi, S. (2025). Dampak suhu, pengemasan, dan lama penyimpanan terhadap warna, retensi massa, dan penyusutan bobot buah pisang kepok (Musa paradisiaca). Jurnal Teknologi Pangan, 9(2), 51–56. https://doi.org/10.14710/jtp.2025.53015

Irhamni, D., Hayati, R., & Hasanuddin, H. (2023). Pengaruh tingkat kematangan dan lama penyimpanan terhadap kualitas pisang mas (Musa acuminata Colla). Jurnal Agrotropika, 22(2).

Iswara, N. W., Niam, M. A., Pramana, B. T. A., Al Aflah, A. N., Dhani, A. U., & Rachma, Y. A. (2023). Pengaruh kondisi penyimpanan terhadap susut bobot, tekstur, dan warna pisang kepok kuning (Musa acuminata balbisiana Colla). Jurnal Agrifoodtech, 2(1), 1–6.

ProMusa. (2025). Bagging. Dalam Improving the understanding of banana. Diakses dari https://www.promusa.org/Bagging

Safitri, S. A., Sibuea, F. A., & Saragih, F. P. (2023). Karakteristik dan preferensi konsumen buah pisang kepok di Kota Medan. Jurnal Agribest, 7(2), 147–154. https://doi.org/10.32528/agribest.v7i2.21105

Silva, D. F. P., Oliveira Junior, M. A., & rekan. (2022). Banana bunch cover: evaluation of promising bag materials. Diakses dari ResearchGate.

Triardianto, D., Adhamatika, A., & Sucipto, A. (2022). Pengaruh suhu terhadap parameter fisik pisang kepok (Musa acuminata) selama penyimpanan. Jurnal Ilmu Pertanian, 5(1), 11–16.

Zhi, C., Ali, M. M., Zhang, J., Shi, M., Ma, S., & Chen, F. (2021). Effect of paper and aluminum bagging on fruit quality of loquat (Eriobotrya japonica Lindl.). Plants, 10(12), 2704. https://doi.org/10.3390/plants10122704

Downloads

Published

2026-08-07

How to Cite

Waruwu, P. C. D., Halawa, S. S., Gulo, K. I., Harefa, N. K. J., Zebua, T. W., Zalukhu, B. P., Zebua, A. ., Laoli, D. A. ., Gulo, N. A., & Lase, N. K. (2026). Penerapan Sarunisasi Sebagai Upaya Perlindungan Buah Pisang Kepok di Kabupaten Nias. Jurnal Research Ilmu Pertanian, 6(2), 293-299. https://doi.org/10.31933/asq0ht16