Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Tomat (Lycopersicum esculentum Mill) Dengan Pemberian Poc Air Cucian Beras dan Kulit Kentang
Keywords:
POC, Air Cucian Beras, Kulit Kentang, TomatAbstract
Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Tomat (Lycopersicum esculentum Mill) dengan Pemberian POC Air Cucian Beras dan Kulit Kentang. Telah dilaksanakan di Lahan percobaan Fakultas Pertanian Universitas Ekasakti Padang. Pelaksaan dilakukan pada bulan Desember 2021 sampai Maret 2022. Tujuannya untuk mendapatkan konsentrasi POC air cucian beras dan kulit kentang yang terbaik bagi pertumbuhan dan hasil tanaman tomat (Lycopersicum esculentum Mill). Pelaksanaan ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan perlakuan 6 dan 5 kelompok, Masing-masing satuan percobaan terdiri dari 4 tanaman, semua tanaman diamati. Perlakuan penelitian adalah konsentrasi POC air cucian beras dan kulit kentang sebagai berikut A= Konsentrasi 0 % POC, B = Konsentrasi 10 % POC, C = Konsentrasi 20 % POC, D = Konsentrasi 30 % POC, E = Konsentrasi 40 % POC, F = Konsentrasi 50 % POC. Data hasil pengamatan dianalisis secara statistik dengan uji F. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian beberapa konsentrasi POC air cucian beras dan kulit kentang berpengaruh tidak nyata terhadap tinggi tanaman, umur berbunga, umur panen, jumlah buah per tanaman, diameter buah, berat per buah, dan berat buah per tanaman. Belum di dapatkan konsentrasi terbaik.
References
Badan Pusat Statistik Provinsi Sumatera Barat. 2021. Produksi Tanaman Sayuran Buahan Semusim (ton), 2018-2020. Badan Pusat Statistik Provinsi Sumatera Barat. Diakses 12 November 2021.
Brady NC dan RR Weil. 2002, The Nature and Properties of Soils. 13'* Edition. Upper Saddle River, New Jersey.USA.
Campbell, N.A, Reece, J.B dan Mitchell, L.G. 2004. Biologi. Jilid 3. Edisi kelima. Alih Bahasa: Wasmen. Jakarta: Penerbit Erlangga.
Darjanto dan Satifah. 1990. Pengetahuan Dasar Biologi Bunga dan Teknik Penyerbukan Silang Buatan. Gramedia. Jakarta.
Dewi, N. 2017.Karakter Fisiologis dan Anatomis Batang Tanaman Tomat (Lycopersicum esculentum Mill) F1 Hasil Induksi Medan Magnet yang Diinfeksi Fusarium oxysporum f. Sp. lycopersici. Skripsi. Universitas Lampung. Bandar Lampung.
Fitri, A. 2021. Pengaruh Konsentrasi POC Air Cucian Beras dam Kulit Kentang Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Kacang Hijau (Vigna Radiata). Skripsi Universitas Ekasakti, Padang.
Gaswanto, R., Gunaeni, N. dan Duriat, A. 2009. Seleksi Tanaman Tomat berdasarkan ketahanan pasif dan aktif terhadap CMV. Jurnal Hortikultura 19(4):377-385.
Indri A. 2018. Pemberian Pupuk Organik Cair Dan Pupuk Organik Padat Terhadap Pertumbuhan Tanaman Sawi (Branssica Juncea). Skripsi Universitas Islam Negeri Raden Intan, Lampung.
Kasim, S. dan Haruna A, 2011. Effectiveness of Liquid Organic Nitrogen Fertilizer Inenhancing Nutrients Uptake and Use Efficiency in Corn (Zea mays). African Journal of Biotechnology, 10(12) : 2274-2281
Lindawati, N. Izhar dan H. Syafira .2000. Pengaruh Pemupukan Nitrogen dan Interval Pemotongan terhadap Produktifitas dan Kualitas Rumput Lokal Kumpai pada tanah Podzolik Merah Kuning. JPPTP 2(2): 130-133.
Madjasukartaat S. 2001. Penggunaan Bahan Organik untuk Konservasi Tanah. Institut Pertanian Bogor. Bogor. 25 hal.
Matondang, R.H. 2002. Perbandingan beberapa Sumber Pupuk Organik sebagai Sumber Nitrogen terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Muda (Zea mays L). pada ultisol. Skripsi Fakultas Pertanian Universita Ekasakti Padang. 65 hal.
Murnita, Yessirita, N., Taher, Y. A. 2019. Penerapan Sistem Integrasi Ternak Sapi dan Tanaman Padi. Jurnal Hilirisasi 2(3): 292-304.
Nikmah, K,. dan Musni. M 2019. Peningkatan Kemampuan Serapan N Tanaman Padi (Oryza Sativa) melalui Mutasi Gen. Agritrop, 17(1): 1-20
Nyakpa, M. Y, Lubis, A. M, Pulung, A. M, Amrah. A, Munawar. A, Hong, G.B, Press, H. dan Hakim. N. 1988. Kesuburan Tanah. Universitas Lampung. Bandar Lampung.
Patti, P. S., E. Kaya dan Ch. Silahoy. 2013. Analisis Status Nitrogen Dalam Kaitannya dengan Serapan oleh Tanaman Padi Sawah di Desa Waitamital, Kecamtan Kairatu, Kabupaten Seram bagian Barat. Jurnal Agrologia. Vol. 2. No. 1:51-58.
Purniawati, D.I., Sampurno dan Armaini. 2015. Pemberian Air Cucian Beras pada Bibit Karet (Hevea brasiliensis) stum mata tidur. JOM Faperta, 7(2):493-510
Runhayat, A. 2007. Penentuan Kebutuhan Pokok Unsur Hara N, P, K Untuk Pertumbuhan Tanaman Panili (Vanilla planifolia Andrews). Bul. Littro. Vol. XVIII No. 1, 49 - 59.
Schieber, A., dan Saldana, M. D. A. 2009. Potato Peels: A Source of Nutritionnally Pharmacologically Interesting Compounds- A Review. Global Science Books, 23–29.
Sefrianti, R, H, N,. dan Nurbaiti 2019. Pemberian Beberapa Dosis Pupuk NPK dan Konsentrasi Air Cucian Beras Terhadap Hasil Tanaman Tomat (Lycopersicum esculentumMill.). JOM FAPERTA, Vol 6. 1–10.
Soepardi, G. 1983. Sifat dan Ciri Tanah. Departemen Ilmu-ilmu Tanah, Fakultas Pertanian, Institut Pertanian Bogor. Bogor.
Sofni. 2020. hasil analisis POC Air Cucian Beras dan Kulit Kentang yang dilakukan di Laboratorium Air Fakultas Teknik. Universitas Andalas.Padang.
Wiriyanta. 2002. Budidaya Tomat. Agromedia Pustaka. Jakarta.101 hal.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Sherlina Wulandari, Yonny Arita Taher, Murnita (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
