Analisis Hukum Penempatan Satelit di Low Earth Orbit Dalam Perspektif Hukum Internasional

Authors

  • Dewi Enggriyeni Universitas Andalas Author

DOI:

https://doi.org/10.31933/wk435f02

Keywords:

Satelit, Low Earth Orbit (LEO), Hukum Internasional

Abstract

Pertumbuhan pesat mega konstelasi satelit pada Low Earth Orbit (LEO) telah menimbulkan tantangan hukum internasional terkait penguasaan orbit, penggunaan spektrum frekuensi radio, dan keberlanjutan lingkungan antariksa. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaturan hukum penempatan satelit di LEO berdasarkan rezim hukum angkasa dan hukum telekomunikasi internasional. Penelitian menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan peraturan perundang-undangan dan konseptual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaturan dalam Outer Space Treaty, Liability Convention, Registration Convention, serta regulasi ITU belum mengakomodasi dinamika mega-konstelasi satelit. Masih terdapat kekosongan hukum mengenai kapasitas orbit, pembatasan jumlah satelit, yurisdiksi, tanggung jawab, dan manajemen lalu lintas antariksa, sehingga diperlukan tata kelola internasional yang lebih terintegrasi, adaptif, dan berkeadilan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Atip Latipulhayat. Hukum Antariksa. Jakarta Timur: Sinar Grafika; 2024

Soerjono Soekanto dan Sri Mahmudi. Penulisan Hukum Normatif Suatu Tinjauan Singkat. Jakarta Grafindo; 2006.

Amirudin dan Zainal Asikin. Pengantar Metode Penulisan Hukum. Jakarta. Grafindo; 2004.

Sugiyono. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung. Alfabeta;2009.

Treaty on Principles Governing the Activities of States in the Exploration and Use of Outer Space, Including the Moon and Other Celestial Bodies, 1967

Convention on International Liability for Damage Caused by Space Objects 1975

Convention on Registration of Objects Launched into Outer Space. 1975

International Institute for Strategic Studies. Orbital Ambitions: LEO Satellite Constellations and Strategic Competition. London: IISS; 2025 https://www.iiss.org/online-analysis/six-analytic-blog/2025/05/orbital-ambitions-leo-satellite-constellations-and-strategic-competition/ .diakses 24 Jun 2026

Starlink dan Tantangan Kedaulatan Ruang Udara Digital Indonesia. Jurnal Kajian Hukum dan Pembangunan.2025. https://jurnal.globalscients.com/index.php/jkhpk/article/download/1320/1301/3935

Starlink and International Law: The Challenge of Corporate Sovereignty in Outer Space. EJIL: Talk!; 2025. https://www.ejiltalk.org/starlink-and-international-law-the-challenge-of-corporate-sovereignty-in-outer-space/

Konsep Common but Differentiated Responsibility dan Mitigasi Sampah Antariksa. Binamulia Hukum. 2024;13(1):11-24. Tersedia dari: https://ejournal.hukumunkris.id/index.php/binamulia/article/download/658/195

Heavy Traffic Ahead. Reston (VA): Aerospace America, AIAA; 2025. https://aerospaceamerica.aiaa.org/features/heavy-traffic-ahead

Downloads

Published

2026-06-28

How to Cite

Enggriyeni, D. (2026). Analisis Hukum Penempatan Satelit di Low Earth Orbit Dalam Perspektif Hukum Internasional. Jurnal Sakato Ekasakti Law Review, 5(1), 236-247. https://doi.org/10.31933/wk435f02